Herman gunawan.....hidup adalah perjuangan...

Jumat, 06 Agustus 2010

Kamis, 05 Agustus 2010

baru dimulai,
semoga gue bisa hadapin semua.
yaa.... lama sih, tapi mau gimana lagi, hhehhe
gue kan bukan anak kecil lagi yg bisanya cuma nangis.
pasti semua impian guw tercapai.
waduuh, tapi kenapa ya ga ada yg dukung gue...
kkkeeeeeeeeeeeesssssseelllllllll....
harus ngapain ya ?
untung ada yg nemenin.
ada di samping>>>>
^_^

Minggu, 25 April 2010


alhamdulilah,
buat yang lulus,
dan yang belum berhasil jangan kecil hati,
tuhan punya cerita lain di balik semua ini,
pasti semua ada hikmahnya,
ikuti ujian berikutnya jangan pesimis ,
tenang saja kawan,,,,kita semua akan bantu,
sampai kamu berhasil.
kami bahagia kau pun harus bahagia.
banyak cerita yang telah kita lalui bersama,
kita akan selalu disampingmu...karena kita semua adalah satu keluarga.

Jumat, 16 April 2010

restaurant empire.

- raja molor : bahtiar
- berby sunda : ika dewi
- jenderal kentut : firman
- satpam jelek : sovian"kakek"
- tukang kebun : fazli
- kusir delman : awi
- tukang kipas : robby ariny
- menteri bulet : suci
- penasehat asal-asalan : julianis
- dukun : sely
- tukang urut : helda
- penari bikin kesel : selpiyan
- penyair : gunawan chessa
- lampu taman : reyzanar
- pedagang korma : aldy
- rakyat jelata : suli
- penjaga kuburan : rangga
- kuli bangunan : fikha
- badut jenong : fanzil
- koki bengong : rahmaa
- steward bogel : juliana
- boneka pesek : anis
- dokter ompong : saddam
- suster pendek : lutfianisa
- teroris dower : renanti
- tukang kodok : tami
- prajurit tonggos : zaki
- penggembala ayam : ikbal jadul
restaurant empire.

- raja molor : bahtiar
- berby sunda : ika dewi
- jenderal kentut : firman
- satpam jelek : sovian"kakek"
- tukang kebun : fazli
- kusir delman : awi
- tukang kipas : robby ariny
- menteri bulet : suci
- penasehat asal-asalan : julianis
- dukun : sely
- tukang urut : helda
- penari bikin kesel : selpiyan
- penyair : gunawan chessa
- lampu taman : reyzanar
- pedagang korma : aldy
- rakyat jelata : suli
- penjaga kuburan : rangga
- kuli bangunan : fikha
- badut jenong : fanzil
- koki bengong : rahma
- steward bogel : juliana
- boneka pesek : anis
- dokter ompong : saddam
- suster pendek : lutfianisa
- teroris dower : renanti
- tukang kodok : tami
- prajurit tonggos : zaki
- penggembala ayam : ikbal jadul

Selasa, 06 April 2010

seperti kode yang disusun untuknya,demi dendam yang tak habis,untuk saat ini hanya permulaan.isyarat untuk lari sama sekali tak ada,bukankah ini menyenangkan ?
sangat mengharukan ketika tahu dunia ternyata licik,
tak perlu ada tangis dari orang-orang bodoh seperti kalian,
saat hancur yang tersisa hanya penyesalan,
saat 4 berubah menjadi 3,tiang pun tidur pada cahaya gelap,dendam memang tak baik,tapi itu kenyataan,
beberapa tahun dalam penyamaran di kota yang seharusnya dihancurkan.
puisi tak pernah indah,puisi hanya setan yang menutupi kebenaran.
akhir yang menarik,apa akan terjadi sesuatu di tempat special.
kenangan tentang orang yang telah tiada akan tetap abadi dan akan tetap tinggal di hati orang itu untuk selamanya,dan untuk kalian,lebih baik jangan memandang orang berdasarkan persepsi kalian sendiri,dimana ada senyum,kebencian pun lahir.
seperti kembali 2 tahun yang lalu,menuju mayat yang sedang menunggu,membaur dengan kepedihan dan pergi dengan kebencian.
disana ada orang yang kusayangi,yang kematiannya paling tak kuinginkan di dunia ini.
suatu saat kalian pasti mengerti,bahwa manusia tak akan pernah bisa saling memahami.
(herman gunawan)

Selasa, 16 Maret 2010



selalu begini,
tak pernah berubah,dan harapan tak selamanya bisa terwujud.
sesaat bisa melupakannya,namun kini kembali terbayang,tak bisa dimengerti kenapa harus disaat seperti ini ?
terlalu banyak hal yang menjadi beban,namun tak bisa lari dari kenyataan,bahwa semua ini harus di hadapi.
mungkin tak begitu indah,bahkan menyakitkan,dan masih banyak hal yang tidak bisa diungkapkan dengan kata-kata.
saat ini tersenyum meski hati terasa perih.
berusaha menutupi keadaan yang orang lain tidak akan mengerti.
dia lebih dulu kucintai,dan kini kembali kucintai.
waktu tak memberi ku kesempatan untuk melupakannya.waktu juga seakan menuntunku untuk menatapnya.tentang dia,tak seharusnya ku miliki....
meskipun aku mencintainya,aku akan belajar menerima kenyataan,dimana posisiku selalu berada di bawah,
apa adanya aku menyayanginya.......